Thursday, October 27, 2011

 

TERIMA KASIH UNTUK SIKAP POSITIF DI BUSWAY

Pada tanggal 12 Januari 2010, saya yang telah lansia menuliskan ucapan terima kasih pada alamat: http://www.oel.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=454&Itemid=30 dengan judul BUDI PEKERTI DI ZI GUI DAN BUSWAY.

Sampai dengan Oktober 2011, sudah lima kali penulis punya pengalaman positif yang menyenangkan naik BUSWAY. Yang hebat, bukan hanya penumpang yang bersikap positif, juga petugas di halte.

Ada pengalaman menarik pada hari Sabtu, tanggal 11 Juni 2011, pulang dari WULAN AWARD 2011, Griya Dharma Wulan di Sentul. Berdua dan sama-sama lansia mau ke Jakarta Barat. Karena biasanya di Harmoni antrian panjang ke Cengkareng, dianjurkan ganti bus di depan Mesjid Istiqal. Akibatnya, bukan tambah cepat tetapi tambah lama karena nyasar salah naik bus.


Tetapi ada manfaatnya. Di halte ada penumpang yang beritahu bahwa kalau sudah lansia tidak perlu ikut antri, boleh maju ke depan dan akan dibantu oleh petugas untuk naik bus lebih dahulu.


Tetap belum percaya. Satu bulan kemudian lihat dengan mata kepala sendiri petugas minta lansia yang ada di depan saya keluar dari antrian untuk pindah ke depan. Karena saya juga sudah lansia, tentu ikutan tanpa diminta.


Sejak itu kalau tiba di Harmoni dan lihat antrian panjang ke Cengkareng, saya selalu maju ke depan, tidak ikut antri.


Ada kejadian mengharukan pada hari Selasa, 25 Oktober 2011. Saat itu saya hanya sendirian tidak ikut antri. Tetap saja petugas panggil saya untuk naik lebih dahulu.


Tiba di Sumber Waras saya mempersilakan tempat duduk saya untuk wanita yang berdiri di depan saya. Kaget, kagum dan terharu, ada wanita lain memberitahukan bahwa ada lansia pria yang sebaya dengan saya yang harus diprioritaskan. Memang lansia ini ketika di Harmoni ikut antri maka harus berdiri di dalam bus.


Luar biasa, jadi masih banyak, baik penumpang maupun petugas yang punya moral yang tinggi, walaupun tidak kenal bahkan bukan keluarga, tetap hormat dan tunduk pada kode etik serta memiliki sopan santun yang tinggi.


Alangkah indahnya kalau sikap positif demikian terus berkembang, bukan saja menghargai orang yang sudah usia lanjut tetapi juga menghargai milik orang lain sehingga tidak perlu terjadi perampokan uang Negara alias korupsi.


Terima kasih kepada petugas dan penumpang yang tidak saya kenal tersebut. Pertahankan terus sikap moral yang positif ini. Makin banyak yang mau tiru lebih baik.


Bambang Gunawan, 26 Oktober 2011

Juga telah dipasang di:
http://edukasi.kompasiana.com/2011/10/27/terima-kasih-untuk-sikap-positif-di-busway/

This page is powered by Blogger. Isn't yours?